Jumat, 14 Oktober 2016

Cara Dapat Nilai Ujian 100!!

Posted By: Desi Wangi - 03.42
 

Hai semuanya, siapapun dan dimanapun kamu, aku kembali hadir disini untuk menemani kamu, ya kamu. wkwkw baper yes.
Coba bayangin, ketulusn aku nulis ini di saat tugas banyak dan mau ujian masih aku luangin waktu buat nemenin kamu, ya kamu (emot peluk). Harap maklum ya kalau tulisan ini sedikit tidak normal eh formal, tapi kalau formal emang gak seru kan, sekarang mah kita asik-asikan aja, lah makin ngelantur.
to the point aja deh ntar kalau kelamaan pendekatannya malah gak jadian lho wkwkw apaan dah ini jari.
kali ini aku mau share tentang tips supaya ujian kamu 100!!!! jeng jeng jeng.. (yg ngeshare info aja dapet nilai 100  3 tahun sekali hehe *iniseriusbukanpencitraan) . Eits tapi ingat lagi pepatah ini "Lihat apa yang dibicarakan bukan siapa pembicaranya" Mari kita hapus pemikiran tradisional yang selalu mengutamakan siapa pembicaranya, mulai dari diri sendiri. Pilih nomor 3, lhoo!!!
Langsung aja deh ya, pasti kalian juga pasti nggak sabar kan pengen tau tips biar dapet ujian 100. Atau ada di antara kalian yang 5 menit lagi ujian? OMG aku harus buru-buru share nih, garing ya? udah tahu kok huhuhu

Oke tips buat kalian dan aku wkwk simak di bawah ini ya:

 > menjadikan otak kita mengingat sesuatu sampai jangka waktu yang lama atau kalau bisa sampai permanent, sampai maut maemisahkan kita, lahh bodo amat. Gimana caranya? kebayang dong kita gak kerjakan lalu lupakan lagi wkwkw Kayak kamu merlakuin aku aja, eh bukan deh kalo kamu deketin lalu jauhin. Yaampun mau apa si ini jari :(

Mau tau kenapa aku bertele-tele? karena jawabannya singkat wkwkw
oke karena aku juga mau cepat berakhir (?), jawabanya adalah :

- saat kita belajar HARUS mencari contoh di kehidupan sehari-hari. (contohnya terlalu maksa juga gapapa)wkwk
-lakukan pengulangan jika itu pengerjaan matematik yang cukup sulit untuk mencari contoh di kehidupan sehari-hari wkwk
-usahakan saat belajar jangan terlalu banyak informasi atau pemasukkan, semakin banyak informasi yang didapat semakin besar kemungkinan lupa atau tidak ingat satupun hehe. Bertahap, sedikit-sedikit, dan pelan-pelan, nanti dapet kok (?)
-Untuk orang-orang yang sok sibuk kayak aku nih, biasanya lebih memilih SKS (Sistem Kebut Semalam), kelebihanya kemungkinan mengingat cukup besar karena masih tersimpan selama beberapa jam mungkin, Namun entah 10 jam kemudian atau 12 jam kemudian atau 15 jam kemudian atau berapa jam pun itu dapat dipastikan ingatan itu akan menghilang entah kemana, mungkin mencari yang lebih baik. wkwk
Kecuali, kalau si SKSer ini mengulang lagi ingatan itu setelah ujian, mungkin akan bertahan beberapa hari. wkwk
-tips yang terakhir BERDOA, walaupun di tips ini letaknya di terakhir namun dalam pengaplikasiannya HARUS YANG PERTAMA ya kawan.

"Jangan sombong, kadar doa harus lebih banyak dan lebih awal, karena kemampuan Tuhan jauh lebih besar dibanding kemampuan kita"

Belajar berbulan-bulan, kalau Allah bilang nol, ya nol!!
Keep praying keep studying!!

Referensi : http://www.kompasiana.com/tonydwisusanto/long-term-memory-kunci-mengingat-belajar-lebih-mudah_55098151a33311653d2e39d1

Sebagai contoh, suatu ketika saya harus menjelaskan tentang konsep mem-format data hard disk komputer di hadapan anak-anak petani. Ya terpaksa saya harus menganalogikan mem-format hard disk dengan aktifitas membajak sawah, membagi petak-petak sawah, dan baru menanam padi sebagai analogi datanya. Diskusi aktif yang melibatkan semua peserta didik adalah strategi paling pas untuk mengimplementasikannya. Pengajar harus secara aktif memotivasi setiap peserta didik untuk menyampaikan kembali informasi yang dipahaminya dengan pemahaman dan bahasa mereka sendiri. Pengajar memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi atau mengoreksi apabila pemahaman itu salah atau berbeda jauh dengan konsep yang dimaksudkan. Selain itu belajar dengan langsung melakukan (learning by doing) juga merupakan salah satu metode efektif untuk mengendapkan langsung pemahaman peserta didik ke konteks dan wujud fisik obyek yang dipelajari.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tonydwisusanto/long-term-memory-kunci-mengingat-belajar-lebih-mudah_55098151a33311653d2e39d1

Sebagai contoh, suatu ketika saya harus menjelaskan tentang konsep mem-format data hard disk komputer di hadapan anak-anak petani. Ya terpaksa saya harus menganalogikan mem-format hard disk dengan aktifitas membajak sawah, membagi petak-petak sawah, dan baru menanam padi sebagai analogi datanya. Diskusi aktif yang melibatkan semua peserta didik adalah strategi paling pas untuk mengimplementasikannya. Pengajar harus secara aktif memotivasi setiap peserta didik untuk menyampaikan kembali informasi yang dipahaminya dengan pemahaman dan bahasa mereka sendiri. Pengajar memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi atau mengoreksi apabila pemahaman itu salah atau berbeda jauh dengan konsep yang dimaksudkan. Selain itu belajar dengan langsung melakukan (learning by doing) juga merupakan salah satu metode efektif untuk mengendapkan langsung pemahaman peserta didik ke konteks dan wujud fisik obyek yang dipelajari.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tonydwisusanto/long-term-memory-kunci-mengingat-belajar-lebih-mudah_55098151a33311653d2e39d1

About Desi Wangi

We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright ©

Designed by Templatezy